Serang, Jumat 5 Desember 2025 — Pondok Pesantren Tahfizh Insan Pratama menggelar acara penting berupa peletakan batu pertama pembangunan Gedung Asrama dan peresmian Masjid Insan Pratama 3. Momentum ini menjadi langkah besar bagi penguatan fasilitas pendidikan dan pelayanan keagamaan di lingkungan pesantren.

Rangkaian acara diawali dengan Khatmil Qur’an oleh 60 santri dan asatidz, sebagai bentuk tasyakur atas dimulainya pembangunan dan beroperasinya masjid baru.
Masjid 24 Jam dan Terbuka untuk Semua
Dalam sambutannya, KH. Dr. Ali Mukafi, M.Ag., Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Insan Pratama, menyampaikan bahwa Masjid Insan Pratama 3 dirancang sebagai masjid yang hidup 24 jam dan dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Masjid ini insyaAllah akan menjadi Masjid 24 Jam, terbuka bagi semua: para musafir, para pekerja sepulang aktivitas, dan siapa pun yang membutuhkan tempat untuk beribadah. Kami ingin masjid ini menjadi prototipe masjid yang benar-benar memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya.
Fasilitas untuk Aktivitas Umat: Olahraga, Konsumsi, hingga Pengembangan SDM
Menurut Ustadz Nana Suharna, Manajer Masjid Insan Pratama 3, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas umat.
“Masjid ini akan kami siapkan untuk pengembangan dan memfasilitasi berbagai aktivitas umat. Akan ada sarana olahraga, makanan dan minuman untuk para jamaah, hingga berbagai kegiatan pengembangan kapasitas seperti kajian, training, dan workshop,” jelasnya.
Konsep ini menempatkan masjid sebagai ruang publik yang nyaman, hidup, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Terinspirasi Masjid Jogokariyan dan Masjid Sejuta Pemuda
Sementara itu, Ustadz Ahmad Dairobi, Kepala Pembangunan Insan Pratama 3, menjelaskan bahwa desain dan konsep masjid terinspirasi dari masjid-masjid yang telah berhasil menjadi pusat kebermanfaatan umat.
“Masjid ini terinspirasi dari masjid seperti Jogokariyan dan Masjid Sejuta Pemuda yang memberikan manfaat optimal bagi jamaah. Berbeda dari Insan Pratama 1 dan 2, pembangunan Insan Pratama 3 ini mendahulukan pembangunan masjid sebagai pusat aktivitas. Harapannya masjidnya hidup dulu, baru kemudian pesantren menambah nilai manfaat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan Gedung Asrama direncanakan selesai pada April 2026.

Acara peresmian dan peletakan batu pertama dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
- PWNU Provinsi Banten — Ketua KH Abi Hafis Gunawan
- Staff Ahli Bupati Kabupaten Serang, H. Dr. Asep Nugraha Jaya, mewakili Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah
- Ketua PCNU Kabupaten Serang, KH Muhammad Robi
- Ketua LDNU Banten, KH Muchtar Fatawi Al Hafizh
- Anggota DPRD Kabupaten Serang, Gus Azmi
- Perwakilan Babinsa dan Kamtibmas
- Warga sekitar serta puluhan santri dan asatidz Insan Pratama
Langkah Besar untuk Pelayanan dan Pendidikan Umat
Peresmian Masjid Insan Pratama 3 dan dimulainya pembangunan Gedung Asrama menjadi tonggak penting bagi perkembangan pesantren. Dengan konsep masjid sebagai pusat kegiatan, Insan Pratama berharap fasilitas ini menjadi sumber keberkahan dan manfaat luas bagi masyarakat.









